I have followed test competence for my job with HAKIT (Association for Master Power Plant Indonesia) in years ago. At that test, someone interviewer ask to me, "can you tell me, what is TBN?"...I realize that just a little mechanic in Indonesia understand about TBN lube oil, I have asked to my friend (he is an mechanic at one big coal mining company) about TBN. And he can not tell me with a sure answer. Okay, I want to tell all my friend at here about TBN lube oil with a simple explanation.
Corrosion inhibitors are added to counter acidic effects on metals. In engine oils, reserve alkalinity is included in the formulation to neutralise acids formed by combustion. This is reflected by the Total Base Number (TBN) of an engine oil. The TBN value of an oil is calculated from the amount of acid that is required to counteract its basic characteristics. The TBN is expressed as the Equivalent mass in milligrams (mg) of potassium hydroxide (KOH) per gram of the oil.
It is a widely held belief that the Total Base Number (TBN also called Base Number) of an oil is required to prevent acidic corrosion within the combustion chamber of a running engine. This implies that it protects the piston rings, cylinder liner and piston crown from damage by sulphur or nitrogen containing acids
TBN (Total Base Number) Standards:
TBN standards to ASTM D 2896 / IP 276.
The range of six standards covers values at 6, 10, 15, 30, 40 and 70 mg KOH/g.
Tested and certified by Paragon's ISO 17025 accredited laboratory these standards are designed to ensure laboratory test equipment accuracy and overall system functionality.
Part Number | Test Method | Product nature | Certified value | Package size |
TBN6 | ASTM D2896 | Lubricant | 6 mg KOH/g | 50mL |
TBN6/3 | ASTM D2896 | Lubricant | 6 mg KOH/g | 3 x 50mL |
TBN10 | ASTM D2896 | Lubricant | 10 mg KOH/g | 50mL |
TBN10/3 | ASTM D2896 | Lubricant | 10 mg KOH/g | 3 x 50mL |
TBN15 | ASTM D2896 | Lubricant | 15 mg KOH/g | 50mL |
TBN15/3 | ASTM D2896 | Lubricant | 15 mg KOH/g | 3 x 50mL |
TBN30 | ASTM D2896 | Lubricant | 30 mg KOH/g | 50mL |
TBN30/3 | ASTM D2896 | Lubricant | 30 mg KOH/g | 3 x 50mL |
TBN40 | ASTM D2896 | Lubricant | 40 mg KOH/g | 50mL |
TBN40/3 | ASTM D2896 | Lubricant | 40 mg KOH/g | 3 x 50mL |
TBN70 | ASTM D2896 | Lubricant | 70 mg KOH/g | 50mL |
TBN70/3 | ASTM D2896 | Lubricant | 70 mg KOH/g | 3 x 50mL |
Apakah teman2 mengerti?? heheheee..ok kita lanjutkan pake Indonesian. singkat cerita apa si TBN minyak pelumas itu??
Dalam pembakaran sebuah mesin diesel dihasil kan sisa pembakaran / gas buang yang mengandung sifat keasaman / sulfur. Apa yang terjadi apabila gas yang asam ini masuk ke carter yang berada dibagian bawah piston?? akan menciptakan ruangan yang asam juga bukan. apabila keasaman di ruangan karter terlalu tinggi akan menyebabkan korosi yang berlebihan pada komponen-komponen mesin diruang ini, tentu saja yang paling fatal adalah Main Bearing. Main bearing bisa mengalami korosi /perkaratan istilah teknis nya 'corroded'. Pada Large Diesel Engine hal ini bisa mengakibatkan bahaya yang sangat fatal apabila melukai Crankshaft. bukan itu saja, sifat keasaman ini juga berbahaya untuk Piston, Ring Piston dan Liner serta Bearing Connecting Rod nya. Karena itu lah diperlukan penetral dari keasaman yang disebabkan oleh gas buang ini, bagaimana cara nya?? yaitu dengan menambahkan adiktif penetral keasaman pada minyak pelumas yang kita sebut dengan Total Base Number.
Seberapa tinggi nilai TBN yang kita perlukan???
Saya pernah menemukan kasus Main Bearing yang Corroded, tapi saya tidak akan menyebutkan diperusahaan apa dan mesin nya, yang jelas disebuah mesin diesel. Pada perusahaan ini mereka jarang melakukan penggantian minyak pelumas mesin dengan alasan harga nya yang mahal. sehingga mereka hanya mengandalkan hasil pengujian laboratorium untuk menentukan kelayakan nya. setelah saya pelajari ternyata data laboratorium mereka hanya menentukan viscosity dan purity dari water contain. Sungguh miris, sangat tidak cukup untuk menentukan minyak pelumas itu masih layak atau tidak, mereka melupakan Acid Contain pada minyak pelumas tersebut. Tinggi nya kandungan asam pada minyak pelumas tersebut menyebabkan korosi pada main bearing beberapa journal engine tersebut. Setiap engine sudah dirancang sedemikian rupa oleh manufacture nya masing-masing tentang kandungan TBN yang diperlukan. Menurut pendapat saya, untuk perusahaan XXX yang menerapkan penggantian minyak pelumas melebihi waktu yang ditentukan oleh spesifikasi manufacture harus menggunakan minyak pelumas dengan TBN yang cukup tinggi agar acid contain minyak pelumas itu tetap aman sampai saat penggantian, apabila rendah maka akan menyebabkan kejadian seperti cerita saya tadi. akan tetapi apabila perusahaan yang menggunakan mesin tersebut dalam penggantian minyak pelumas nya mengikuti jam schedule sesuai manual book manufacture saya pikir cukup menggunakan minyak pelumas dengan TBN sesuai spesifikasi pabrikan. Okay saya pikir saya sudah cukup lelah menulis nya, dan saya pikir sudah cukup mudah untuk dipahami bukan??... Good Luck all.. :)